Breaking News

Proses Pemeriksaan Keamanan Penerbangan di Airport yang dilakukan AVSEC / polisi Bandara



Proses Pemeriksaan Keamanan Penerbangan di Airport yang dilakukan AVSEC / polisi Bandara  Bandara merupakan salah satu fasilitas umum yang juga terbilang vital. Karena banyak pejabat negara dan orang – orang penting yang juga memakai moda transportasi udara untuk perjalanan bisnis atau sekedar bepergian dari 1 kota ke kota lainnya yang tentunya berawal dari proses persiapan terbang dan berlangsung di bandara.
Agar keamanan di bandar udara dan keselamatan penerbangan lebih terjamin, bandara menggunakan petugas keamanan khusus yang dikenal dengan sebutan petugas AVSEC ( Aviation Security ). Proses Pemeriksaan Keamanan Penerbangan di Airport yang dilakukan AVSEC / polisi Bandara  kepada seluruh pengguna jasa bandar udara baik penumpang maupun karyawan yang bertugas di area bandara yaitu ketika pengguna jasa bandar udara memasuki pintu keberangkatan ( area check-in ) dan ketika pengguna jasa bandar udara akan memasuki ruang tunggu keberangkatan ( gate/ boarding lounge ) . Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh para personil Aviation Security berdasarkan Standart Operating Procedure ( SOP ) yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang dalam hal keselamatan penerbangan.
Demi terciptanya keselamatan penerbangan dan situasi yang aman serta kondusif di bandara semua personil yang bertugas di pintu pemeriksaan diwajibkan melakukan pemeriksaan terhadap semua bagasi dan barang bawaan penumpang dengan teliti serta meminta para penumpangnya masuk melalui WTMD agar apabila terdapat besi atau barang elektronik lain yang dengan sengaja atau tidak menempel di tubuh penumpang, petugas dapat mengetahuinya.
Dalam melaksanakan Proses Pemeriksaan Keamanan Penerbangan di Airport yang dilakukan AVSEC / polisi Bandara  dibantu oleh peralatan canggih yang disediakan oleh pihak bandara . Seperti :
a)      X-ray Bagage Detector
Yaitu mesin berjalan yang dapat  mendeteksi isi dari barang bagasi atau tas penumpang yang melewati mesin tersebut.
b)      Metal Detector
Yaitu suatu alat pemeriksaan keamanan untuk medeteksi barang bawaan yang tersimpan disekitar tubuh atau didalam busana penumpang
c)      Walktrough ( WTMD )
Yaitu alat yang digunakan oleh pihak pengamanan bandara untuk medeteksi barang bawaan yang tersimpan disekitar tubuh atau didalam busana penumpang.

d)     Explosive Detector
Yaitu suatu alat yang dipakai untuk mendeteksi barang berbahaya atau bahan peledak yang dibawa oleh penumpang
Proses Pemeriksaan Keamanan Penerbangan di Airport yang dilakukan AVSEC / polisi Bandara dapat terbilang menjadi tanggung jawab yang besar bagi para personilnya. Dikarenakan jika pemeriksaan tersebut kurang cermat dan ada barang berbahaya yang akhirnya terangkut, nyawa ratusan penumpang dan para awak pesawat akan menjadi taruhannya.
Demi dapat terlaksananya Proses Pemeriksaan Keamanan Penerbangan di Airport yang dilakukan AVSEC / polisi Bandara, sebelum ditugaskan para personil juga diwajibkan untuk menepuh pendidikan khususnya terlebih dahulu. Hal ini juga sesuai dengan peraturan yang tertulis dalam ICAO agar para personel mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik mungkin.
Pendidikan yang harus ditempuh tersebut bukan lah pendidikan di sekolah umum seperti D3 atau S1 di universitas umum, namun program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh sekolah penerbangan khusus yang mendapat izin penyelenggaraan dari Kementrian Perhubungan untuk menyelenggarakan program pendidikan pelatihan Aviation Security.
Anda yang saat ini baru lulus SMA/SMK dan ingin menempuh pendidikan tersebut tak perlu cemas lagi karena kini PSPP Penerbangan menyelenggarakan program pendidikan Aviation Security tak hanya di kota Jakarta saja namun sudah dapat Anda ikuti di 4 kampus PSPP Penerbangan yang ada di kota Lampung , Yogyakarta, Makassar dan tentunya Jakarta.
Untuk menyelesaikan pendidikan dan pelatihan hingga mendapatkan lisensi atau Surat Tanda Kecakapan Personil sebagai syarat agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab nya selaku personil Aviation security Anda tak harus menunggu hingga 3-4 tahun seperti kuliah pada umumnya tetapi cukup dalam waktu 6 bulan saja Anda sudah dapat STKP tersebut dan sudah memiliki bekal kuat dibanding mereka yang belum menempuh pendidikan khusus Aviation Security.
Menjadi seorang Petugas keamanan penerbangan tentu tak hanya memerlukan tubuh yang gagah saja, tetapi sikap ramah dan tegas serta smart juga diperlukan agar para pengguna jasa bandar udara bersedia mengikuti peraturan yang ada dengan tidak terpaksa.
Perihal pendaftaran dan info seputar Program Pendidikan dan Pelatihan Avsec di sekolah PSPP Penerbangan dapat menghubungi kontak panitia PSPP Penerbangan kak Diyan 0822-2500-7272 / BBM 26D5777F ( selaku panitia penerimaan peserta didik baru )
Terimakasih J

Tidak ada komentar