Breaking News

5 Resiko Menjadi AVSEC Keamanan Bandara

Resiko Menjadi AVSEC menjadi salah satu pertimbangan utama bagi seseorang yang ingin menggeluti pekerjaan di bidang keamanan penerbangan. Meski diketahui Gaji AVSEC cukup menggiurkan namun tentunya resiko yang akan dihadapi selama bekerja juga tidak kecil.

5 Resiko Menjadi AVSEC Keamanan Bandara
5 Resiko Menjadi AVSEC Keamanan Bandara


Sama seperti pekerjaan-pekerjaan lain, menjadi AVSEC tentunya ada kekurangan dan kelebihannya. Termasuk harus mengahadapi beberapa resiko pekerjaan yang memang kurang mengenakkan. Tapi kembali lagi bahwa apapun dan dimanapun kita bekerja pasti akan ada saja resiko yang akan dihadapi. Tidak ada pekerjaan yang sempurna yang hanya bisa Anda nikmati keuntungannya saja.


Tugas AVSEC (Aviation Security)

Meski bagi masyarakat luas profesi AVSEC dianggap sama dengan satpam, hansip atau petugas keamanan di bidang lainnya, namun rupanya menjadi AVSEC tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena salah satu persyaratan yang harus dimiliki untuk menjadi AVSEC ialah STKP atau lisensi yang mana untuk bisa mendapatkannya juga perlu perjuangan.


Pekerjaan AVSEC memiliki tujuan utama untuk menjaga keamanan dan keselamatan para penumpang, awak pesawat, petugas penerbangan, dan khalayak umum terhadap tindakan yang melawan hukum.Yang dilakukan dengan upaya mencegah terangkutnya barang atau bahan yang dapat berbahaya bagi penerbangan ke dalam pesawat terbang.


Adapun untuk tugas-tugas yang dilakukan oleh AVSEC di bandara diantaranya adalah:
  • Melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang dibawa oleh penumpang
  • Memeriksa penumpang
  • Memeriksa awak pesawat
  • Memeriksa bagasi pesawat
  • Mengawasi pos, kargo, dll
  • Melakukan pengawasan access control ke sisi udara

Dan Resiko Menjadi AVSEC tentunya bisa saja terjadi ketika AVSEC tengah melakukan tugas-tugas diatas.

Fungsi Petugas Keamanan Penerbangan 

Keberadaan petugas keamanan dalam dunia penerbangan tentunya memiliki fungsi tersendiri yang kaitannya dengan keamanan dan keselamatan penerbangan. Fungsi tersebut mencakup: 
 
  • Memberikan perlindungan bagi maskapai penerbangan dari segala tindakan yang melanggar hukum
  • Memenuhi standar dan rekomendasi Internasional

Sesuai dengan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2009 Keselamatan dan Keamanan Penerbangan, dijelaskan bahwa hanya RI 1 dan RI 2 yang tidak diperiksa oleh AVSEC tetapi barang-barang yang dibawa masih tetap diperiksa.


5 Resiko Menjadi AVSEC Keamanan Bandara
5 Resiko Menjadi AVSEC Keamanan Bandara
Artinya pertugas AVSEC memiliki hak untuk memeriksa semua pengguna bandara kecuali RI 1 dan RI 2 secara langsung demi tercapainya zero accident. Meskipun pemeriksaan ini terkadang menimbulkan percekcokan antara pengguna bandara yang biasanya memiliki jabatan dengan petugas AVSEC. Namun hal tersebut sudah menjadi salah satu Resiko Menjadi AVSEC yang harus dijalani.


Area Kerja AVSEC (Aviation Security)

Resiko Menjadi AVSEC juga dipicu karena banyaknya area yang harus diawasi. Area bandar udara yang tidak luput dari pengawasan personil AVSEC (Aviation Security) dibedakan dalam 3 wilayah, yaitu:

  • PA
    Public Area merupakan area bebas namun masih tetap dalam pengawasan personil AVSEC. Wilayah tersebut meliputi area parkir, ATM, restoran, mushola, ruang informasi, toilet, dan ticketing.
  • Restricted Public Area
    Atau area terbatas. Yaitu area yang hanya boleh dimasuki oleh orang-orang tertentu seperti:
  1. Mereka yang memiliki tiket sesuai dengan KTP, tanggal, dan jam keberangkatan di hari tersebut
  2. Orang yang memiliki pas bandara sesuai wilayahnya
  3. Orang yang memiliki ID kru dan visitor
  4. Orang yang memiliki tanda inspector penerbangan
  • Security Check Point 1
    Memasuki area ini, para pengunjung biasanya akan diperiksa dengan sinar X-ray pendeteksi barang penumpang, Hand Hall Metal Detector (HHMD), Walk Throught Metal Detector (WTMD).

Inilah Resiko Menjadi AVSEC (Aviation Security)

Menjalankan tugas sebagai seorang keamanan penerbangan tentunya penuh resiko. Seperti yang diawal sudah dibahas. Dan inilah beberapa Resiko Menjadi AVSEC yang kemungkinan besar terjadi selama bertugas:

  • Terluka
    Dalam berbagai pekerjaan, resiko terluka sangatlah mungkin terjadi. Termasuk sebagai AVSEC atau keamanan penerbangan. Resiko tersebut dapat terjadi misalnya saat ada penyusup yang masuk dan membawa senjata tajam. Dan segala kemungkinan lainnya.
  • Berinteraksi Dengan Barang Berbahaya
    Salah satu tugas AVSEC adalah menghimbau para penumpang untuk tidak membawa barang yang tergolong dangerous goods ikut dalam penerbangan. Sehingga setiap tas atau barang bawaan penumpang akan di cek. Pengecekan tersebut tentunya mengharuskan petugas untuk berinteraksi dengan barang-barang yang membahayakan penerbangan.
  • Dimarahi Oleh Penumpang
    Berinteraksi langsung dengan penumpang di bandara juga menjadi resiko tersendiri bagi para Aviation Security. Karena tentunya tidak semua penumpang merasa nyaman dan bersedia untuk diperiksa oleh AVSEC. Namun demi tugas dan tanggung jawabnya AVSEC harus tetap memeriksa setiap penumpang termasuk barang bawaannya yang terkadang memicu pertengkaran bahkan seringkali terdengar berita pemukulan yang dilakukan oleh penumpang kepada personil AVSEC hanya karena keberatan untuk diperiksa. 
  • Kurang TidurJam kerja AVSEC rata-rata pershift nya adalah 12 jam. Meskipun ada yang pergantian shiftnya juga 8 jam. Jadwal kerja yang tidak teratur tersebut tentunya akan mengurangi kualitas tidur para petugas AVSEC. 
  • Tidak Bisa Family Time Saat Musim Liburan/Hari RayaResiko yang terakhir ini juga menjadi resiko bagi hampir semua profesi yang berhubungan dengan transportasi dan pariwisata. Karena saat musim liburan termasuk Hari Raya tentunya jumlah penerbangan akan semakin bertambah. Dan memaksa para karyawan yang terlibat di dalamnya untuk tidak mengambil cuti. 


Itulah sekiranya beberapa resiko yang akan dialami oleh para AVSEC. Yang sebenarnya tidak terlalu sulit dan masih dapat diatasi. Apalagi petugas AVSEC juga sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan sebelumnya yang memadai. Jadi tidak heran jika animo masyarakat untuk menjadi AVSEC bandara tetaplah tinggi meskipun nantinya harus berhadapan dengan beberapa resiko diatas.


Demikian informasi yang dapat saya sampaikan terkait 5 Resiko Menjadi AVSEC Keamanan Bandara dan semoga bermanfaat untuk Anda. Dan 1 hal lagi yang perlu Anda ketahui bahwa untuk meraih karir sebagai AVSEC Anda diwajibkan memiliki STKP terlebih dahulu yang bisa Anda peroleh setelah lolos UJIAN NEGARA melalui Sekolah AVSEC Berlisensi Resmi.


Informasi selengkapnya terkait Sekolah AVSEC silakan KLIK DISINI. Atau hubungi panitia pendaftaran Sekolah AVSEC pada kontak di bawah ini:

Kak Diyan 
WA/LINE 0822 2500 7272
Formulir Pendaftaran KLIK DISINI

Tidak ada komentar